Search here...
TOP
Destination

Menjemput Senja di Pulau Doom

Menjemput senja di Pulau Doom, itu yang terlintas di pikiran kami untuk menghabiskan waktu ketika hari sudah menjelang sore di hari pertama kami di Sorong.

Perjalanan dalam rangka mengikuti kegiatan Kelas Inspirasi Raja Ampat ini memang berawal di Kota Sorong sebagai gerbang utama melalui jalur udara. Sengaja saya dan Indra berangkat 2 hari lebih awal sebelum bergerak bersama rombongan ke pulau penempatan masing-masing di gugusan kepulauan di Raja Ampat agar memiliki kesempatan mengeksplore kota terlebih dulu.

Bersama Deff,  Indra dan Kak Jimmy yang penduduk asli Pulau Doom, tempat ini menjadi pilihan karena relatif dekat dan mudah ditempuh. Dari tempat kami menginap di sekitar bandara, perjalanan bisa ditempuh dengan naik angkutan kota yang oleh masyarakat lokal disebut taksi. Ongkosnya hanya lima ribu rupiah sampai mata jalan dan dilanjutkan dengan berjalan kaki ke dermaga yang mereka sebut halte perahu.

Dari halte perahu itulah perjalanan dilanjutkan dengan menyeberang laut menuju Pulau Doom. Waktu tempuhnya sangat singkat, hanya sepuluh menit saja dengan ongkos juga lima ribu rupiah. Namun karena kami ingin lebih cepat tiba dan tidak ingin menunggu perahu penuh dengan penumpang lain, kami menyewa perahu berkapasitas 14 penumpang itu seharga 30 ribu rupiah.

Bicara soal wisata di Pulau Doom, pulau ini lebih tepat sebagai tempat wisata sejarah dan sarana mengenal lebih dekat penduduk lokal. Dalam Bahasa Suku Malamoi–suku asli Sorong–, Pulau Doom juga disebut dengan Pulau Buah karena banyak ragam buah-buahan yang tumbuh di sini, seperti pohon Sukun atau pohon Jambu.

Dahulu, Pulau Doom merupakan pusat pemerintahan Belanda sekitar tahun 1800 sebelum Jepang menduduki pulau tsb. Pulau ini juga merupakan tempat yang dijadikan kediaman para perwira Belanda. Tak heran bila di tempat ini masih dapat ditemukan bunker Jepang dan Bunker Belanda peninggalan zaman itu.

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke pulau ini adalah sore hari dan diakhiri dengan menikmati sunset di tepi pantai. Pulau seluas 5 kilometer persegi ini dapat dikelilingi dengan menggunakan becak seharga dua puluh ribu rupiah atau dengan berjalan santai.

Kami memilih untuk mengelilingi pulau ini dengan berjalan santai. Bila berhenti-berhenti seperti kami kemarin dan tak terburu-buru, kami menghabiskan waktu dengan berjalan kaki sekitar 3 jam. Selama perjalanan kami melihat-lihat gudang yang dulunya digunakan untuk tempat persediaan bahan makanan, kami juga mengunjungi salah satu rumah peninggalan salah satu raja di Raja Ampat. Rumah itu masih digunakan sampai sekarang oleh keturunan raja yang merupakan raja ke-20.

Salah satu yang bisa dinikmati di tempat ini adalah pemandangan alamnya dan suasana kehidupan di pulau. Dan itu bisa dinikmati di banyak tempat sepanjang kita berkeliling pulau. Tak melulu pemandangan alam namun suasana kehidupan masyarakatnya dan keramahtamahannya menjadi salah satu aktivitas yang sangat menyenangkan di Pulau Doom.

Menjelang sunset, kami bergerak ke salah satu gereja yang ada di atas bukit. Tujuannya adalah untuk duduk santai sambil melihat pemandangan pantai dari atas ke arah pulau-pulau yang ada di  Raja Ampat. Dari tempat ini kita bisa melihat Pulau Batanta dan Pulau Yenbuba. Ditemani samar suara kidung jemaat yang sedang kebaktian, suana syahdu pun semakin tercipta.

Puas duduk-duduk dan berbincang,  kamipun bergerak turun dari bukit melewati rumah-rumah penduduk menuju tepi pantai untuk melihat sunset. Tempat ini berada di tepi jalan di antara rumah-rumah penduduk yang selalu menyapa kami dengan ramah setiap berpapasan. Meski tak terlalu wah karena tertutup awan, namun sunset yang kami lihat kemarin cukuplah menjadi pembuka sunset cantik di pulau lain nanti.

Ada satu hal yang berkesan dari kunjungan kami ke Pulau Doom yaitu masyarakatnya yang sangat ramah. Setiap berpapasan mereka selalu saling menyapa,  mereka menjawab sapa kami dengan sangat ramah, bahkan seringkali kami kedahuluan di sapa oleh mereka dengan intonasi yang sangat bersahabat dan senyum lebar mengembang.

Saya memang tak sempat menggali lebih jauh tentang interaksi antar umat beragama di pulau ini. Namun bagi mata saya yang akhir-akhir sudah begitu jengah terpapar konflik karena perbedaan keyakinan, pemandangan di Pulau Doom membawa kedamaian tersendiri. Rumah ibadah yang berbeda saling berdampingan, masyarakat muslim dan kristiani hidup berdampingan begitu harmonis.

Penduduk asli Pulau Doom sebagian besar merupakan keturunan dari nenek moyang mereka yang merupakan perantau dari Ternate dan Tidore baik untuk berdagang atau penyebaran agama. Sementara sebagian lainnya berasal dari Bugis Makassar atau Pulau Jawa. Becak adalah salah satu alat transportasi yang diperkenalkan suku Jawa.

Damai dan harmoninya kehidupan di Pulau Doom juga didukung dengan fasilitas umum yang lengkap. Meski pulau kecil kehidupan mereka sangat bersahaja, sekolah lengkap hingga tingkat SMU sedangkan pemerintahan ada sampai tingkat distrik atau kecamatan.

Pulau ini juga bersih dan teratur, jalan-jalan di Pulau Doom semuanya terbuat dari beton dan tak terlihat sampah-sampah yang bertebaran. Bahkan kami sempat terkagum-kagum dengan rumah-rumah penduduk yang dicat dengan warna-warna yang ekspresif dengan lantai teraso yang bersih, licin dan mengkilap. Saking mengkilapnya, Indra sampai berseloroh, jangan-jangan kita bisa gunakan untuk bercermin.

Nah sampai di sini dulu ya cerita perjalanan saya di Sorong. Masih penasaran dengan Pulau Doom? Kayaknya kalian harus datang sendiri deh menikmati pulau kecil nan bersahaja ini sambil menjemput senja.

#AyoPelesiran ke Pulau Doom

«

»

38 COMMENTS

  • ariefpokto

    Wah pulau kecil harmonis Penuh dengan sejarah ya. Penasaran disana sempat kulineran ga Mbak Don ?

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      Sayangnya gak sempat, tapi lebih dari sepekan di Papua Barat, dimanapun aku makan, makanan mereka semua enak. Terutama ikan bakar sambal colo-colonya. Berat badanku nambah pulang dari sana hahaha

  • Ratna Amalia

    Ya ampyuunn, itu nata dagangannya rapih amaaat? Gak heran kampungnya asri begitu.
    Looks to me the place is nice as the people.

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      adem di hati rasanya

  • Rani

    Akkk makasiii bunda tulisannya. Semakin menguatkan tekad buat pergi ke Papua (dan tentu aja Merauke), suatu saat nanti ❤
    Kemarin tuh ingiin sekali rasanya nyempil di koper bunda, tapi apa daya, aku ngga bisa dibikin versi portable-nya :”)))

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      Merauke bareng akuuuuuuh pokoknyaaaa

  • Intan rosmadewi

    Jadi kabita pengen berkunjung ke Pulau Doom. Belanda dan Jepang saja suka tinggal di negeti orang masa kita beda . . .

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      setuju, pake banget, bun! tossss

  • Dedew

    Pulaunya bersih, nyaman dan tentram..berkah banget ya mba..mba Don bikin trip #ayopelesiran dung, ke Banyuwangi gitu hihi

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      siaaaaap, ini pelan2 #AyoPelesiran akan bikin trip2 kok. tunggu tanggal mainnya ya

  • Vita pusvitasari

    Pulau Doom Raja Ampat ini sungguh memikat, tatanan dagangan bener unik sekali 🙂

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      iya unik… hehehe

  • kurnia amelia

    Ahhh enaknya mba Donna bisa ke Raja Ampat doain Amel bisa kesana mba Donaaaa,,,Btw itu tatanan dagangannya rapih dan bersih ya ga kaya di pasar2 lainya.

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      Insya Allah pasti bisaaaaa, pintu rezeki Allah banyak sekali, mudah2an salah satunya dibuka untuk Amel ke R4

  • Nasirullah Sitam

    Di sana memang tatanan di pasar unik mbak, pernah ada teman yang mengulas ini.
    Kalau urusan ramah tamah, orang-orang Indonesia sangat ramah dan cepat akrab dengan wisatawan. 🙂

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      betul banget, meski kadang nemu juga di beberapa tempat lain di Indonesia yang ramah sekaligus sangat komersil hihihi.

  • Sandy sanjaya

    Wah bagus sekali tulisannya kak. Pulau Doom terasa damai dan indah👌😊

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      nuhun kakak, Doom memang damai banget.

  • Matris

    Whoaaa… saya yang hanya tinggal nyebrang saja 5 menit belum pernah keliling pulau Doom..
    Keren mbak.

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      aiiiih tau gitu bisa barengan

  • Tetty Hermawati

    Nama pulaunya mirip judul film india, heuheu. Asri ya mbak kampungnya. Rapi diliatnya, mudah2an bisa ikutan jelajah Indonesia timur.

    • Donna Imelda
      AUTHOR

      aamiin, bisaaaa.Insya Allah pasti bisa

  • Lia Lathifa

    Rasanya kaya gak mau beranjak dari kampung di Doom ini ya, asri, bersih, pemandangannya super indah.. Ahh surganya Indonesia

  • Lia Lathifa

    Asri banget masyaallah, rasanya betah kalau hidup dengan suasana damai seperti di Doom ini. Pastesan Belanda lama menduduki wilayah ini

  • Dita Indrihapsari

    Baca tulisan ini sama lihat foto-fotonya bikin ahgiku jadi hangat mbaa.. 😀 Pulaunya keliatan bersih banget ya.. Ada nilai historinya lagi.. Semogaaa nanti bisa ada kesempatan buat ke tanah Papua.. Pingin banget.. 🙂

  • Shine

    Bahagia pasti ya mba bisa menikmati pulau yg begitu asri. Apalagi ditambah warga lokal yg ramah, kayaknya surga banget bagi para pelancong. Aku ya semakin mupeng, tapi elus perut dulu, menunggu waktu itu tiba, hihi

  • Dewi Nuryanti

    Kampung di Pulau Doom apik dan asri ya Mba Don. Sgt berbeda dengan perkampungan yg ada di Wolo, Wamena. Sepertinya kehidupan masyarakat di P. Doom sdh lebih baik dan tertata ya Mba.

  • Nefertite Fatriyanti

    Mungkin soal kearifan pada sesama, memang kita perlu belajar pada mereka yang jauh dari hiruk pikuk kepentingan seperti orang kota ya mba.
    Faktanya mereka bisa berinteraksi tanpa perlu bertanya atribut

  • Eni Martini

    Perjalanan luar biasa, Masyaallah..kata temenku yang pernah kesana, bak melihat surga di belahan bumi Indonesia. Mb Donna beruntung bisa kesana

  • mira utami

    Salah satu mimpiku ya ke Raja Ampat, penginnya sama anak dan suami juga jadi bisa menikmati waktu bersama ditempat yang indah .

    Buat anak-anak juga lokasinya seru yah nersih dan nyaman.

  • April Hamsa

    Ooo Pulau Doom itu di Sorong…
    Wow kampungnya bersih gtu ya? Sekolahan lengkap. Kalau fasilitas kesehatan di sana gimana mbak?
    Boleh masuk bunkernya tdk? Apa tertutup?

  • Elva Susanti

    Serunyaaaa
    Beruntungnya mbak Donna bis kesana, kapan2 saya mau dong mbak diajak travelling kesana

  • Leyla Imtichanah

    Itu kampungnya bersih banget ya Mbaa…Ini orang2nya pada rajin nyapu yaa.

  • Darius Go Reinnamah

    Awal baca, kirain pulau ini gk berpenghuni karena namanya Doom (kiamat), taunya malah cantik banget ya pulau ini. Cantik pemandangan alamnya dan cantik juga bentuk keharmonisannya.

    Terima kasih mba don sudah berbagi 🙂

  • Maria Soraya

    tatanan dagangnya rapi banget ya mbak donna ? bikin aku inget sama teknik foto flatlay hehehe asyik banget bisa berkunjung ke sorong, siap menunggu cerita selanjutnya

  • Liana

    wah cantik sekali mbak Donna sunset di sana 🙂
    pantainya bersih dan ceritanya seru.
    asyiknya bisa berkenalan dengan anak-anak sekitar. ikut seneng mbak Donna bacanya 🙂

  • febridwicahya

    MBAAAAK DONNAAAAA 😀

    Sunsetnya parah bet bagusnya :’) Anak-anaknya juga bersahabat dan ceria ya :”)

  • Dee Rahma

    Hi Bunda Donna,

    Seneng banget aku kalo lihat foto anak-anak senyum ramah gitu hihihi.
    Mereka terlihat sangat bersahabat dan ceria nih foto bareng Bunda Donna ^_^

    Cheers,
    Dee Rahma

what do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  • Jangan pernah mengatakan, Oh I hate Monday.

Dulu aku sering banget bilang gitu, "ya ampuuun udah Senin lagi, pengennya weekend terus, libur terus, santai-santai terus". Hingga suatu hari tersadar bahwa di setiap pagi yang datang sesungguhnya adalah anugerah buat kita.

Betapa banyak mereka yang tak lagi berkesempatan melihat hari Senin, betapa banyak mereka yang sudah tak lagi bisa menghirup udara pagi di awal pekan. Dan yang paling menampar saya adalah kalimat yang mengatakan bahwa betapa banyak mereka yang sudah meninggalkan kita ingin kembali ke dunia hanya untuk memperbaiki diri dan beribadah.

Jadi kalau hari ini kita masih bertemu dengan Senin, apalagi dalam sehat dan bisa beribadah, wajib bagi kita mensyukurinya. Karena itu berarti, di setiap pagi yang menghampiri, masih ada kesempatan untuk kita berbuat kebajikan dan berbenah, seraya menebus kesalahan-kesalahan masa lalu yang pernah kita buat.

Banyak ulama mengatakan, perbaikilah sisa hidupmu, maka Allah akan memperbaiki masa lalumu. Insyaa Allah

So..., selamat pagi, Sahabat. Selamat hari Senin, selamat menjemput keberkahan.
Ada rencana apa, Senin ini?
.
.
#KajiPagi #kontemplasi #SambutHari #donnametamorphjourney #travelecturerlife #adofaniworld #pelesiranrasa #ayopelesiran #orchidforestcikole #bandung #westjava #indonesia
  • Gegayaan nungguin lapak, mumpung si bapak yang susah diajak foto berdua lagi mau.  Jarang-jarang mau foto ala-ala kalau gak lagi kesambet (baca: kalau mood-nya bagus) hehehe.

Ada yang punya pasangan kek saya gak?
Tosss dulu dong kita!

#couplegoals #donnametamorphjourney #travelecturerlife #AdofaniWorld #adofanitrip #ayopelesiran #amazingartworldbandung #pelesiran
  • Sesungguhnya saya tumbuh sebagai pribadi yang sulit, minderan, pesimis, mudah terdistraksi, introvert dan pemilih. Hingga suatu saat setelah dewasa saya menemukan orang-orang dan lingkungan yang membuat saya memutuskan untuk berubah dan bertumbuh menjadi pribadi yang optimis dan menyenangkan, punya impian dan berani mewujudkannya.

Pengaruh lingkungan dan orang-orang yang sevisi memang sangat menentukan ditambah dengan buku-buku pengembangan diri yang  sejak keputusan itu saya lahap satu per satu. Begitu terus selama bertahun-tahun sampai hari ini. Hal ini yang kemudian saya tularkan pada anak-anak dengan menciptakan lingkungan yang sehat untuk mereka bertumbuh, bukan hanya raganya tapi juga jiwanya.

Anak-anak mengenal baik teman-teman bundanya, baik lewat cerita maupun bertatap muka langsung. Mereka belajar banyak dari orang-orang di sekitarnya. Begitu juga buku-buku koleksi saya yang ketika saya beli tak pernah terpikir akan satu per satu mereka lirik dan mereka baca tanpa diminta. Tahu-tahu mereka bercerita tentang buku yang mereka baca dan mengalirlah diskusi-diskusi ringan setelahnya. Sungguh sebuah momen yang paling nikmat sebagai seorang ibu.

Jadi memang ada kebahagiaan tersendiri melihat #anakgadisku membaca buku ini di Stasiun Sukabumi saat menanti Kereta Pangrango  yang akan membawa kami kembali ke Jakarta. Buku ke sekian yang mereka ambil dari rak buku ibunya. Buku yang membuat mereka tumbuh jadi pribadi yang mudah, menyenangkan, dan memiliki impian yang kuat.
Semoga buku-buku ini akan membekali mereka menjadi pribadi yang hebat dan bermanfaat bagi orang lain.

Saya lalu ingat sebuah kalimat, mungkin benar apa yang dikatakan orang bijak, "akan menjadi apa dirimu 5 tahun yang akan datang tergantung pada apa yang kamu baca, apa yang kamu dengar dan dengan siapa kamu berkumpul"

Jadi, buku apa yang sedang kamu baca saat ini?

Stasiun Sukabumi
12.06.2019
Saat seorang ibu memandang anaknya dengan penuh cinta.

#inspiringbook #booklovers #maketodaycount #maxwell #JCmaxwell #selfdevelopment #peopleskill #characterbuilding #bookaddict #trainstation #sukabumi #westjava #donnametamorphjourney #adofaniworld #travelecturerlife #ayopelesirantrip #ayopelesiran
  • Kadung tiap jalan sama anak kameraku dipastikan pindah tangan ke mereka padahal masing-masing sudah dilungsurin kamera. Ya sudahlah sekalian saja aku aji mumpung lalu sering2 bilang, "coba nak, ambil foto bunda dulu"
Lalu aku pose deh meski dengan gaya standar.

Gimana? Lumayan khan? .
.
Sukabumi hari ini
12.06.19
Masih dalam rangka menikmati Bulan Syawal
.
.
#ayopelesiranxadofanifamily #donnametamorphjourney #travelecturerlife #adofaniworld #ayopelesirantrip #ayopelesiran #dolcegelatosukabumi #sukabumi #westjava #indonesia
  • Pengen banget punya foto berempat lalu iseng mampir ke studio foto saat hendak berangkat.silaturahmi lebaran kemarin. Gak sempat kompak2in baju supaya keliatan kompak dan seragam. Tapi suka aja dengan hasil fotonya, pengarah gayanya pinter yang membuat hasil fotonya dikomentari anak-anak dengan kalimat, "ini mah kita banget ya, bun!"
.
.
Belum sempat sih cek karakter pake metode MBTI buat anak-anak. Tapi lewat metode cek personality yang selama ini aku percaya, ya begitulah kami. @rizkafarah27 misalnya, my sanguin ini ya emang begitu, easy going dan menyenangkan meski kurang ter-organized. Selalu seru dan bersemangat dengan banyak hal terutama hal baru.
Beda banget dengan @hanifahdianti yang dominan melankolis dengan segala keteraturan, penuh perencanaan dan kehati-hatian. Senang berpikir dan menganalisis. Oh ya, Rani memang cenderung feminin dibanding Diba yang maskulin.
Sementara Si Ayah yang plegmatis tetap dengan wajah damai yang kadang bikin gemes dengan caranya melihat dunia yang seolah semua baik-baik saja. Anyway... Ada yang bisa nebak karakter Si Bunda yang setia dengan pose jaimnya di setiap foto?
.
Hasil test MBTI sih ISFJ hehehe. Bener gak?.
.
#donnametamorphjourney #adofanifamily #lebaran2019 #syawal1440h #familyportrait
  • Meski bukan sosok yang sempurna, mereka berdua adalah role model hidup saya. 50 tahun lebih sudah, melalui pernikahan emas dengan 4 anak dan 6 cucu dalam sehat. Alhamdulillah.

Melihat mereka sungguh saya iri dan ingin seperti mereka. Di balik semua keinginan, tak banyak yang saya minta untuk hari tua saya insyaallah kelak. Bisa tetap sehat seperti mereka, punya kehidupan yang berkualitas, kumpul dan traveling bareng pasangan dan atau anak dan cucu adalah sebuah dambaan.

Di suatu siang, saya memandang mereka dari kejauhan dan mensyukuri kebersamaan yang indah, termasuk mensyukuri telah lahir sebagai anak dari kedua orang hebat ini.  Satu foto candid terekam di slide pertama, sebelum satu foto kedua dengan wajah sumringah mereka terambil saat saya menyapa, "Mom,  Dad... Say Haiiii!
.
.
Dan inilah foto mereka, orangtua paling juara sedunia! 
Oh, I love them so much!
.
.
Orchid Forest Cikole
4 Syawal 1440 H

#liburlebaran #familytrip #couplegoals #adofanitrip #ayopelesiran #donnametamorphjourney #travelecturerworld #orchidforest #cikole #lembang #bandung #westjava
  • Meski sudah bertahun-tahun tanpa asisten rumah tangga untuk mengurus rumah dan keluarga, namun ada waktu-waktu tertentu saya ingin bersantai di rumah namun tanpa pakai acara beres-beres dulu. 
Tapi perempuan moody seperti saya ya susah juga untuk bersantai dengan kondisi rumah yang berantakan. Malah jadi bad mood dan bawaannya jadi kesal sama orang rumah. Gak asik khan.

Zaman dulu bisa sih cari infal ART, tapi ya agak repot karena kalau pakai art infal dari penyalur biasanya prosedurnya ribet dan biayanya terasa mahal. Tapi sekarang mah gampang, tinggal buka aplikasi GO-LIFE @golifeindonesia, lalu pilih layanan GO-CLEAN @gocleanindonesia, dan jeng jeng... penyedia jasa layanan akan datang ke rumah dan saya bisa duduk manis bersantai sampai rumah beres dan bersih.

Asik banget khan #CariKebaikan?! Karena kedua belah pihak sama-sama happy, penyedia jasa senang karena dapat rezeki dan kita pengguna jasa layanan juga senang karena sangat terbantu membersihkan dan merapihkan rumah. Yuk saling berbagi #HanyaKebaikan.

Nah, kamu juga pernah mengalami seperti yang aku alami, pengen santai tapi rumah tetap beres? Cobain deh GO-CLEAN. 
Bagaimana cerita lengkap pengalaman saya menggunakan jasa GO-CLEAN, baca di blog saya ya di link ini dan kalian bisa gunakan jasa GO-CLEAN dengan harga khusus.  Jangan lupa masukkan kode referral yang saya cantumkan pada blog yaaaa.

Selamat mencoba!
@golifeindonesia @gocleanindonesia #CariKebaikan #HanyaKebaikan
  • #Repost @rberbagi_ilmu (@get_repost)
・・・
Open Recruitment!
Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba! Pendaftaran kolaborasi kegiatan RuBI x PPI Dunia (bersama dengan PPI Belanda) secara resmi telah dibuka.

Daftarkan dirimu segera melalui link berikut ini:
Pendaftaran relawan narasumber:
http://bit.ly/NarsumRUBIPPID2019

Pendafraran relawan dokumentasi: http://bit.ly/DokumRUBIPPID2019

Kami tunggu ya pendaftarannya. Kami sudah tidak sabar untuk menyambut teman-teman sekalian untuk menjadi bagian dari kolaborasi ini.

Silahkan terus pantau instagram @ppidunia @ppibelanda dan @rberbagi_ilmu untuk mendapatkan informasi terkini dari kami! #PPIDxRUBI #RUBIPPIDunia #PPIDuniaPPIBelanda #BerbagiIlmu #PPIPulangKampung